Total Tayangan Laman

26 Oktober 2010

Dongeng Anak Ayam


JURUS-JURUS BERTARUNG

Berikut ini adalah video rekaman gaya bertarung ayam hasil pelatihan saya gan. Sengaja di pajang di youtube buat kenang2an eh ga taunya buuuanyak banget yang suka gan. Diliat org dah beribu-ribu kali, silahkan cek ke youtube nya langsung tar keliatan angkanya gan.


Ayam petarung, terutama ayam bangkok memiliki ragam teknik bertarung yang bervariasi. Seorang pelatih tidak bisa mengubah teknik bertarung ayamnya. Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, memperpanjang nafas dan mengeraskan pukulan.
Beberapa ragam teknik bertarung antara lain:

KONTROL
Teknik ini adalah teknik bertarung yang paling polos. Ayam cenderung tidak berusaha mencari peluang alternatif untuk memukul lawan, tetapi hanya berusaha agar posisi kepala tegak dan ada di atas kepala lawan, mematuk lalu melepaskan pukulan. Keunggulan teknik ini adalah lebih hemat dalam energi sehingga nafas bisa bertahan lebih lama.

SOLAH
Teknik ini adalah yang paling liar dan paling memakan energi. Ayam bertipe solah akan terus bergerak dengan amat bervariasi. Dia seolah hendak melakukan satu teknik ngalung, tapi tidak bersungguh dan lama, segera mengubah gerakan dari kiri ke kanan dan sebaliknya lalu segera disusul dengan gerakan atau percobaan pukulan lain. Ayam solah biasanya amat memukau, tetapi teknik ini amat menguras energi dan umumnya ayam solah kurang memiliki ketahanan badan.

PRANGGAL
Teknik ini adalah memukul tanpa mematuk lawan. Teknik pranggal memiliki kelebihan dibanding dengan teknik lain karena pukulan bisa dilepaskan dengan seketika tanpa perlu sebuah latihan khusus

Saya masih ingin menulis banyak lagi tapi khusus bagi anda yang memang berminat menekuni hobi ini. Dan agan sekalian boleh masukin ke komen di bawah ini apa saja artikel yang anda perlukan tar kalo emang saya bisa carikan info nya ke kawan kawan saya yang emang lebih gaek dan lebih jago lagi krn memang di balik gunung masih ada gunung di balik awan masih ada awan

tak ada yang sempurna diatas dunia ini, halllllllllaaahhh banyak alasan aja hehehehee....

tapi kadang pepatah diatas ada benernya juga sih..
oke deh sy tunggu komen agan sekalian
salam kukuruyuk....

PERTARUNGAN ANTAR JAWARA


Bagaimana jika ayam bangkok, ayam vietnam dan ayam philipine saling diadu, mana yang akan menang? Berikut adalah kemungkinan yang bisa terjadi.
Ayam Bangkok vs Ayam Vietnam.
Ayam bangkok sudah pasti unggul dalam hal teknik bertarung. Ayam vietnam, dalam beberapa kasus, dapat memiliki kelebihan dalam kerasnya pukulan dan ketahanan menerima pukulan. Secara umum, ayam bangkok memiliki peluang lebih besar untuk menang, terutama untuk tipe solah, pranggal dan mular. Tetapi jika ayam bangkoknya bertipe kontrol maka kemungkinan ayam vietnam dapat memenangkan pertarungan karena akan sering terjadi jual beli pukulan.
Ayam Bangkok vs Ayam Philipine.
Ayam bangkok sudah pasti unggul dalam ketahanan badan, postur dan teknik bertarung. Sedangkan ayam philipine unggul dalam hal kecepatan dan kegesitan bergerak, dan memiliki kelebihan dalam pergerakan di udara. Jika ayam bangkok berhasil memukul ayam philipine, di bagian manapun baik kepala maupun badan, baik bertaji maupun tidak, akan berpengaruh berat pada ayam philipine. Bisa saja sekali pukul ayam philipine langsung KO. Satu-satunya peluang ayam philipine adalah memukul dengan taji pada bagian mematikan (mata, syaraf di kepala, dan ruas leher). Pukulan taji di badan ayam bangkok tak akan langsung berpengaruh. Jika taji ayam philipine tidak tajam, maka pukulan ayam philipine nyaris tak berpengaruh pada ayam bangkok. Ayam bangkok juga bukan sasaran empuk bagi serangan cepat ayam philipine, karena umumnya ayam bangkok memiliki teknik menghindar yang baik.
Ayam Philipine vs Ayam Vietnam
Ayam philipine memiliki kelebihan dalam kecepatan gerak dan pertarungan udara, ayam vietnam memiliki kelebihan dalam kekerasan pukulan dan ketahanan badan. Ini pertarungan yang memiliki peluang sama untuk menang, tapi sebenarnya kurang menarik untuk dilihat. Jika ayam philipine bisa dengan cepat mengambil peluang, maka ayam vietnam adalah sasaran yang empuk untuk tajinya karena umumnya ayam vietnam lebih mengandalkan ketahanan dibanding kemampuan menghindar. Sebaliknya, jika sekali saja ayam vietnam mampu memukul kepala ayam philipine, maka bisa langsung KO. Pukulan di badan maupun sayap juga bisa membuat ayam philipine lemas. Jadi ini adalah soal siapa yang berhasil memukul duluan

AYAM PUKUL DAN AYAM TAJI



Setiap pelatih selalu menginginkan ayam aduannya memiliki tubuh yang prima. Badan yang tahan pukul, pukulan yang keras, lompatan yang tinggi dan keunggulan fisik lainnya. Untuk itu mereka berupaya melatih ayamnya dengan berbagai metode seperti renang, jalan jongkok, jantur, diputar (mengelilingi ayam lain dalam kurungan) dan metode lainnya.
Seringkali karena porsi latihan yang terlalu berat, otot ayam terbentuk sedemikian rupa mirip seorang binaraga. Ayam yang terlalu berotot ini memang akan tahan pukul karena tebalnya otot yang dimiliki terutama otot dada dan paha. Namun kondisi ini juga dibarengi dengan menurunnya kelincahan ayam. Ayam menjadi kaku, susah bergerak dan jarang mampu melompat. Dalam pertarungan yang berimbang kekuatan, ayam bantat akan menjadi terlalu pasif, tidak produktif dan lebih cepat lelah.
Cara yang paling efektif untuk mengatasi badan ayam yang bantat adalah dengan berkipu, atau mandi dengan pasir atau tanah halus. Ayampun secara alami akan senang melakukannya. Anda tinggal menyediakan tempat untuk itu, sejengkal tanah yang diberi pasir atau tanah lembut (debu). Selain itu beri kesempatan ayam untuk bergerak secara bebas pada ruang yang cukup dan sediakan tempat bertengger agar sering melompat.

BADAN BANTAT

Setiap pelatih selalu menginginkan ayam aduannya memiliki tubuh yang prima. Badan yang tahan pukul, pukulan yang keras, lompatan yang tinggi dan keunggulan fisik lainnya. Untuk itu mereka berupaya melatih ayamnya dengan berbagai metode seperti renang, jalan jongkok, jantur, diputar (mengelilingi ayam lain dalam kurungan) dan metode lainnya.
Seringkali karena porsi latihan yang terlalu berat, otot ayam terbentuk sedemikian rupa mirip seorang binaraga. Ayam yang terlalu berotot ini memang akan tahan pukul karena tebalnya otot yang dimiliki terutama otot dada dan paha. Namun kondisi ini juga dibarengi dengan menurunnya kelincahan ayam. Ayam menjadi kaku, susah bergerak dan jarang mampu melompat. Dalam pertarungan yang berimbang kekuatan, ayam bantat akan menjadi terlalu pasif, tidak produktif dan lebih cepat lelah.
Cara yang paling efektif untuk mengatasi badan ayam yang bantat adalah dengan berkipu, atau mandi dengan pasir atau tanah halus. Ayampun secara alami akan senang melakukannya. Anda tinggal menyediakan tempat untuk itu, sejengkal tanah yang diberi pasir atau tanah lembut (debu). Selain itu beri kesempatan ayam untuk bergerak secara bebas pada ruang yang cukup dan sediakan tempat bertengger agar sering melompat.

BADAN BOTOL DAN BADAN BRONGGAL

Ayam bangkok jika dilihat dari depan maupun dari samping memang memiliki penampilan paling gagah dibanding ayam ras lain. Secara umum badannya terlihat tegap, dengan dada yang membusung dan otot paha yang kokoh.
Tetapi memilih bentuk badan yang ideal, tidaklah cukup dengan hanya mengamati penampilannya. Mau tidak mau, badan ayam harus kita pegang untuk mengetahui secara persis bagaimana bentuk badannya. Cara memegangnya adalah dengan meletakkan tangan di samping kiri dan kanan badan ayam, kedua jempol bersentuhan di punggung dan dua jari tengah saling bertemu di dada tepat pada pangkal paha bagian depan. Bentuk ayam yang ideal adalah bulat memanjang seperti botol dengan bagian dada yang melebar. Bentuk bulat seperti botol ini tidak tergantung dari ukuran ayam. Baik ayam berpostur kecil maupun besar, tetap pegangannya akan terasa enak. Ayam yang pegangannya enak, biasanya akan memiliki teknik bertarung yang baik dan gerakan yang bagus.
Dalam kasus tertentu, ada juga bentuk badan ayam yang menonjol pada tulang dada bawah sehingga pegangannya jadi mengganjal dan tidak nyaman. Ayam ini disebut dengan ayam bronggal. Sebenarnya teknik tarung ayam bronggal tidak selalu jelek, dalam beberapa kasus malah punya kecenderungan pukulan yang keras dan tahan pukul. Tetapi ayam bronggal jelas memiliki kerugian dalam hal gandeng. Karena pegangannya yang besar, seringkali harus menghadapi lawan yang ukurannya di atasnya tetapi jatuhnya pegangan sama. Selain itu bentuk badan bronggal juga membuat ayam relatif kalah gesit.
Badan bronggal adalah faktor genetik. Cara untuk menghindarinya adalah dengan mengawinkan jago bronggal yang memiliki teknik tarung berkualitas dengan babon yang berbadan botol sempurna dan ramping. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat tenggeran untuk tidur bagi anak-anak ayam yang sejak kecil sudah bisa diidentifikasi akan berbadan bronggal. Cara tidur yang bertengger akan membuat tulang dada bawah bersentuhan dengan tenggeran yang akan membuatnya tidak terlalu berkembang menonjol.

MENGATASI AYAM LERES (JATUH MENTAL)

Ayam leres (jatuh mental) adalah salah satu masalah besar bagi para pemilik ayam aduan. Leres atau jatuh mental adalah suatu kondisi ketika ayam menjadi tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung. Jika beranipun biasanya akan segera lari begitu merasakan sakit. Ayam leres bisa karena beberapa kondisi: (1) trauma kekalahan, (2) shock karena takut atau kaget, dan (3) keturunan (genetik)
Trauma kekalahan
Ayam jago yang pernah kalah, apalagi kalah telak, bisa mengalami kondisi leres atau jatuh mental. Karena rasa sakit yang diderita, ayam akan merasa takut berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian terhadap ayam lain.
Shock karena takut atau kaget
Ayam jago juga bisa mengalami leres karena takut atau kaget. Leres karena takut bisa terjadi jika ayam mengalami kejadian dikejar binatang yang lebih besar, misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi karena kejadian yang begitu tiba-tiba dan mengagetkan misalnya kejatuhan dahan pohon atau ada kendaraan yang hampir menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat menakutkan atau mengagetkan bagi si ayam, akan dapat membuat hati ayam menjadi kecil dan tidak memiliki keberanian bertarung.
Keturunan (genetik)
Leres bisa juga karena keturunan. Ada ayam-ayam tertentu yang memiliki kecenderungan hati yang lemah. Ayam-ayam seperti ini, meskipun memiliki teknik tarung dan postur yang baik, biasanya bernyali kecil dan begitu merasa sakit atau terkena pukulan keras akan lari.
Menyembuhkan ayam leres bukanlah pekerjaan mudah. Perlu waktu lama dan kesabaran dalam proses. Kegagalan dalam penanganan akan membuat proses harus dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang sama sekali.
Berikut adalah kiat-kiat untuk menyembuhkan ayam leres:
Fase 1, biarkan ayam jago yang leres berkumpul dengan ayam-ayam betina saja. Bisa juga kalau dicampur dengan ayam-ayam yang masih kecil, yang tidak mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien. Lakukan ini antara 2 minggu sampai satu bulan, atau sampai anda yakin ayam tersebut mulai memiliki kepercayaan diri. Selama proses ini jangan sampai ada jago lain (meskipun lebih lemah) yang masuk ke wilayahnya. Yang perlu diperhatikan, area penyembuhan ini juga benar-benar bebas dari intimidasi ayam jago lain, misal masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam jago yang leres meskipun areanya dibatasi. Bahkan meskipun tidak bisa melihat tapi suara kokok yang terlalu keras karena tempat yang berdekatan, bisa membuat penyembuhan mentalnya berjalan lambat.
Fase 2, setelah melewati fase 1 dengan baik, tahap berikutnya adalah dengan memasukkan ayam-ayam lancur yang mulai berani kokok tapi belum memiliki keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur yang secara fisik sudah besar tapi tidak berani berkelahi ini, akan membuat ayam leres menjadi lebih percaya diri. Ia akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda tersebut.
Fase 3, adalah fase uji coba mental. Setelah anda yakin fase 2 terlampaui dengan baik, anda bisa mencoba mengadu ayam tersebut dengan ayam lain yang sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau ayam kampung yang fisiknya lebih lemah. Kemenangan terhadap ayam-ayam musuhnya tersebut sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam lain yang lebih lemah sampai benar-benar kepercayaan dirinya pulih.
Jika fase 3 ini sudah dilakukan dengan baik, maka yang anda perlu lakukan tinggal menyiapkan fisiknya secara baik untuk pertarungan yang sesungguhnya.
Banyak orang yang berpendapat bahwa ayam leres tidak dapat diambil keturunannya lagi karena rasa penakutnya akan turun ke anak-anaknya kelak. Pendapatnya ini nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat saja diambil keturunannya, kecuali ayam leres yang memang karena garis keturunan.

AYAM-AYAM PERKASA


Pada hakekatnya, semua jenis ayam akan cenderung bertarung baik dengan lawan dari jenis yang sama maupun dari jenis lainnya. Pertarungan umumnya terjadi pada jenis kelamin yang sama; jantan dengan jantan dan betina dengan betina.
Pertarungan antar jenis kelamin, jantan melawan betina, biasanya hanya terjadi ketika seekor ayam jantan mengalami usia peralihan dari lancur ke jantan dewasa. Pertarungan model begini biasanya tidak akan berlangsung lama. Jika si jantan muda nampak perkasa maka ayam betina akan segera menyerah, tetapi tak jarang juga si jantan muda yang kurang kuat hatinya dan segera lari.
Meskipun semua ayam bisa bertarung, namun hanya ada beberapa jenis yang benar-benar punya kecenderungan untuk melakukan pertarungan. Di antara beberapa jenis ayam petarung tersebut antara lain adalah: ayam bangkok, ayam philipine, dan ayam vietnam.
Ayam bangkok memiliki ciri fisik yang paling atletis dan teknik bertanding yang baik. Ayam ini memiliki struktur tulang yang terbaik dari semua jenis ayam petarung. Teknik bertanding ayam bangkok cukup beragam dan rata-rata di atas ayam petarung jenis lain.
Ayam philipine memiliki ciri badan yang ramping dan gerakan yang cekatan. Pertarungan antar ayam philipine menarik untuk dilihat karena seringnya pertarungan di udara yaitu ketika kedua ayam melompat setengah terbang dan duel di udara. Bulu ayam philipine cukup eksotik dan bisa juga dijadikan ayam hias.
Ayam vietnam dari sisi penampilan fisik mirip ayam kampung. Postur ayam vietnam tidak segagah ayam bangkok baik dari sisi struktur tulang maupun posisi berdiri. Tetapi, ayam vietnam memiliki kekuatan tersembunyi yaitu pukulan yang keras dan kemampuan menahan pukulan. Kerasnya pukulan ayam vietnam sering mengejutkan ayam bangkok.
Masing-masing ayam memiliki keistimewaan masing-masing. Banyak orang yang mencoba melakukan persilangan untuk memadukan kelebihan, tapi ada juga orang yang lebih menyukai galur murni.

BAJU2 SANG JAWARA


Salah satu bagian menarik dari penampilan ayam aduan adalah warna bulunya. Warna bulu ayam jago begitu beragam. Ada beberapa penghobi yang justru suka mengoleksi berbagai warna tapi ada juga yang fanatik pada warna-warna tertentu.
Berikut adalah beberapa nama ayam berdasarkan corak dan warna bulunya:

1.WIRING

Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuning keemasan, maka disebut sebagai WIRING KUNING. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut WIRING GALIH.

2. WANGKAS
Berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut WANGKAS EMAS dan jika warna lebih gelap kemerahan disebut dengan WANGKAS GENI.

3. KLAWU
Warna klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan KLAWU KETHEK dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut KLAWU GENI.

4. BLOROK
Warna blorok adalah kondisi ketika bulu ayam berwarna totol-totol dan merupakan kumpulan dari berbagai warna. Warnak blorok yang sederhana biasanya hanya terdiri dari warna dasar putih bertotol hitam dengan rawis berwarna merah. Namun warna blorok akan dianggap istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap, yaitu putih, hitam, merah dan hijau dengan rawis putih kemerahan. Warna ini disebut dengan BLOROK MADU.

5. JRAGEM
Warna ini adalah warna hitam, berikut rawisnya. Jika kulit tubuh, paruh, mata serta sisiknya hitam semua, disebut warna CEMANI. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini. Warna ini biasanya terjadi bila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam kampung jenis Cemani.

6. JALI
Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Ini berbeda dengan blorok yang cenderung berpola totol. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.

7. PUTIH
Ayam bangkok dianggap berbulu PUTIH SETA bila ayam bangkok berbulu putih semua baik warna dasar maupun waris. Beberapa ayam jenis ini ada juga yang memiliki rawis warna lain tetapi warna dasarnya adalah putih.
Warna-warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Warna WIRING dan WANGKAS adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.

LEHER PERKASA


Leher ayam bangkok yang ideal adalah yang memenuhi kriteria antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat sehingga efektif untuk mengunci.
Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan membuat otot leher terbentuk.
Ukuran leher ayam harus proporsional, tidak terlalu panjang dan terlalu pendek. Leher yang terlalu panjang, akan membuat sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya leher yang terlalu pendek, akan membuat sulit untuk mengunci (ngalung) lawan.
Yang terpenting lagi, selain memiliki otot leher yang baik, ruas tulang leher juga harus rapat. Ini sangat penting untuk menawan pukulan ke leher. Banyak kasus ayam KO adalah karena pukulan ke arah leher yang membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yang ada di leher terganggu sekaligus cedera tulang leher.

Ayam bangkok menurut kasta sang empunya

gini ceritannya, sekitar 20 thn yg lalu ada seorang penggemar ayam dimanado, namanya dr. Oei (tp skrg udah meninggal), dia udah memiliki ayam2 bagus lokal dan impor, tp saking penasarannya dia lgsg nyari ke thailand.

pas di perjalanan menuju ke sana, di dlm pesawat dia duduk bersebelahan dgn seorang anak muda dan mereka berdua ngobrol2.. dan anak muda itu ternyata org asli thailand, dan bertanyalah anak muda itu tentang tujuan si bapak ke thailand.. lalu setelah tahu bapak itu mau nyari ayam, kata anak muda itu bahwa ayam yg terbaik adalah ayam kerajaan. krn kasta orang thailand ada beberapa kasta, dan kasta tertinggi adlh keluarga kerajaan dan ayam2 terbaik di negeri itu dimiliki oleh kaum kerajaan..
kata anak muda itu, bapak gak usah muter2 nyari ayam, nanti saya kasih bpk satu butir telur dan bapak segera bawa pulang dan tetaskan, karena kebetulan saya keluarga kerajaan.. betapa kaget dan senangnya si bapak..
singkat kata, ayam keturunan dari kerajaan tsb menjadi salah satu cikal bakal ayam2 top di manado..

catatan:
cerita ini saya ceritakan kembali, setelah diceritakan oleh teman2 saya di manado.
apabila ada kekurangan, mohon di maklumi...

Teknik tarung ayam laga

• Teknik Pukulan Satu. Ayam laga yang memiliki jurus ini fizikalnya terkenal degan kekuatan, dadanya tegap, kelihatan segak dan lehernya tegak. Di arena sabung ayam, ayam ini sering di sebut berian atau di Thailand disebut mai li. Para petaruh jarang yang men”jaguh”kan ayam jenis ini, kerana pukulan yang dikeluarkan hanya satu persatu. Namun, ketika pukulan tersebut tepat mengenai sasaran lawannya, dapat dipastikan lawan tersebut akan termenung dan kaku. Teknik pukulan yang biasa dipakai adalah pukul depan dan pukul serong.
• Teknik Pukulan Seri. Gaya bertarung pukulan seri dilihat oleh kebanyaknya pukulan yang djana dengan cepat tetapi kadang - kadang kurang tepati sasaran. Jika ayam tersebut berasal dari induk yang pernah menjadi jaguhan kalangan, pukulannya sangat tepat sehingga tidak akan mengambil masa yang lama untuk menghabiskan riwayat lawannya. Ayam laga dengan gaya bertarung seperti ini biasanya memiliki gerakan yang sangat lincah, dan lebih suka memukul lawannya dari arah depan. Di Thailand ayam ini terkenal dengan nama mai dien.

• Teknik Kunci Pukul. Gaya bertarung seperti ini sangat ditakuti dan sangat sulit dipukul oleh pihak lawan kerana mampu mengunci gerakan kepala dan leher lawan. Caranya adalah menindih kepala dan leher lawan sehingga lawan mengalami kesulitan mencari kepala musuh. Di kalangan, ayam jenis ini disebut ngalungin. Pukulan serong adalah senjata terbaiknya untuk memukul balik lawan. Jika terkena pukulan ini, bahagian atas leher dan kepala lawan bisa koyak atau bengkak. Di Thailand, ayam aduan jenis ini disebut mai rau.

• Teknik Pukulan Belakang. Gaya bertarung ayam ini termasuk unik, kerana suka menyerang dan memukul lawannya dari arah belakang atau terkenal dengan istilah penalti ataupun ngonde. Selain terkenal sangat ampuh dan mematikan, pukulan dari belakang juga sukar di agak oleh pihak lawan. Ketika bertarung, ayam akan masuk dan mematuk kepala lawan, lalu dengan gerakan yang cepat memutar badan dan mematuk kepala lawan dari belakang. Di Thailand, ayam aduan dengan gaya bertarung seperti ini disebut may deo.



• Teknik Pukulan Dagu atau Janggut. Sebelum melontarkan pukulah dagu, ayam akan memainkan kepalanya di bawah leher lawan. Setelah itu, dari bawah dagu lawan, ia melepaskan pukulan yang sangat keras. Kekuatan pukulan tersebut menjadikannya dua kali ganda kerana tenaga lawan yang bersiap untuk melakukan pukulan ikut tersebut sehingga bebannya menjadi dua kali ganda. Di Thailand, ayam ini disebut mai u.

• Teknik Lelau. Gaya bertarung jenis ini termasuk yang paling buruk, sebab musuh dapat dengan mudah memukul dimana bahagian termasuk hadapan dan belakang. Ayam jenis ini selalunya akan mengeluarkan teknik ini di tengah – tengah permainan. Ayam jenis ini akan memukul pihak lawan dan melarikan diri ke serata tempat dan pusing kembali untuk bertarung. Kadang – kadang ia kelihatan seperti ayam bacul. Gaya bertarung jenis ini hanya memiliki senjata berupa pukulan satu. Jika tidak memiliki pukulan satu yang mematikan, ayam ini kurang dari segala sudut. Di Thailand disebut mai day do ini jarang diminati. Namun, jika posisi pukulan balik kearah pihak lawan mengenai sasaran, musuh akan mengalami kesulitan untuk melakukan meneruskan perlawanan.

Jenis ayam bangkok berdasar warna

Salah satu bagian menarik dari penampilan ayam aduan adalah warna bulunya. Warna bulu ayam jago begitu beragam. Ada beberapa penghobi yang justru suka mengoleksi berbagai warna tapi ada juga yang fanatik pada warna-warna tertentu.

Berikut adalah beberapa nama ayam berdasarkan corak dan warna bulunya:

WIRING
Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuning keemasan, maka disebut sebagai WIRING KUNING. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut WIRING GALIH.

WANGKAS
Berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut WANGKAS EMAS dan jika warna lebih gelap kemerahan disebut dengan WANGKAS GENI.

KLAWU
Warna klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan KLAWU KETHEK dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut KLAWU GENI.

BLOROK
Warna blorok adalah kondisi ketika bulu ayam berwarna totol-totol dan merupakan kumpulan dari berbagai warna. Warnak blorok yang sederhana biasanya hanya terdiri dari warna dasar putih bertotol hitam dengan rawis berwarna merah. Namun warna blorok akan dianggap istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap, yaitu putih, hitam, merah dan hijau dengan rawis putih kemerahan. Warna ini disebut dengan BLOROK MADU.

JRAGEM
Warna ini adalah warna hitam, berikut rawisnya. Jika kulit tubuh, paruh, mata serta sisiknya hitam semua, disebut warna CEMANI. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini. Warna ini biasanya terjadi bila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam kampung jenis Cemani.

JALI
Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Ini berbeda dengan blorok yang cenderung berpola totol. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.

PUTIH
Ayam bangkok dianggap berbulu PUTIH SETA bila ayam bangkok berbulu putih semua baik warna dasar maupun waris. Beberapa ayam jenis ini ada juga yang memiliki rawis warna lain tetapi warna dasarnya adalah putih.

Warna-warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Warna WIRING dan WANGKAS adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.
source : ayam-bangkok.blogspot.com

Ayam Jagoku



Di rumahku ada warga baru, ayam jago Bangkok, pemberian seorang teman. Sebuah pemberian yang kami sambut gembira dan bingung sekaligus. Gembira, karena ia bukan jenis ayam murahan. Saya jelas bukan pejabat yang butuh disetori muka, disetori upeti dan budaya ambil hati. Maka jika pemberian yang berharga ini saya terima, pasti lebih karena sebuah ketulusan.
Tapi ketulusan ini pasti baru setengah kebahagiaan. Setengah yang lain pastilah karena ayam iniakan berkokok jika subuh datang. Ia akan menjadi jam hidup yang mengesankan dan yang akan menggugah kami agar tidak bangun kesiangan. Maka ketika kami menikmati kokok ayam pertama, seluruh keluarga bergembira.
Tapi seluruh kegembiraan ini pasti juga cuma setengah dari persoalan, karena setengah berikutnya pastilah kebingungan. Bingung karena kami tidak memiliki kandang. Hari pertama saat ayam ini datang, iakami biarkan mengembara ke mana-manadan kotorannya segera berserak ke mana-mana. Oo, bicara soal ayam ternyata bukan cuma bicara soal kegembiraan, tapi juga kebingungan berpikir tentang kotorannya. Lama-lama kami mengkalkulasi, adakah kegembiraan saat mendengar kokok ayam ini, sepadan dengan kesengsaraan kami dalam merawat dan membersihkan kotoran.
Lagi pula, jika cuma butuh kokok ayam, mestinya yang kami pelihara cukup ayam kate. Ayam yang bentuknya kecil, tapi cerewetbukan main. Maklum, modal ayam kate ini memang tak ada kecuali keramaian suaranya. Bertarung ia tak bisa. Sedang jago Bangkok ini, berkokok cuma sesekali saja. Ia tipe ayam pendekar, untuk berkelahi tidak perlu banyak basa-basi. Ini kesalahan pertama yang tak pernah kami duga.
Kami bukan majikanyang punya bakat sebagai botoh dan penyabung ayam. Tapi bahwa yang kami punya adalah ayam aduan, sungguh membuat kami merasa menjadi majikan yang salah jurusan. Maka setiap kami sekeluarga memandangi ayam ini, yang muncul adalah ketakutan kami. Pada tubuhnya yang gagah, pahanya yang kekar dan tajinya yang kokoh, tajam dan mengentarkan.
Pendek kata setiap jengkel tubuh ayam ini, memang dipersiapan untuk menjadi petarung. Maka jika lama ia tidakbertarung, jangan-jangan malah keluarga kami yang akan dia tarungi. Maka setiap memandang jago ini, bukan kerinduan atas kokok subuhnya yang terbayang, melainkan kengerian kami. Apalagi cerita tentang anak-anak dipatok ayam, tentang ayam jago yang gila dan pernah melubangi pipi anak majikannya, pernah pula kami lihat sendiri. Jadi, astaga, kenapa pandangan kami terhadap ayam jago ini menjadi horor begini.
Cukup lama kami harus mendamaikan kengerian ini. Tapi bahwa akhirnya ia tak lebih dari seekor hewan, redalah kengerian kami. Betapapun tajam tajinya, betapapun gagah dan beraninya, betapapun ia adalah petarung sejati, jatuhnya tohtetap ayam belaka. Sehebat-hebatnya dia, kalau jengkel, kami sembelih saja pasti habis perkara. Maka singkat cerita, berdamailah kami pada ayam jago ini.
Jika pagi ia dimandikan. Jika kami panggil ia menyahut. Jika lapar ia berkokok memanggil kami. Maka dari seekor ayam pendekar, ia menjadi ayam piaran. Penurut, pendiam dan jinak dan untuk menyentuhnya, anak-anak kami tak takut lagi. Dengan segenap kesadaran, kami tak memberi ruang pada naluri bertarungnya. Biarlah ia tak jago bertarung lagi, karena ia memang tak akan kami tugasi sebagai tukang kelahi.
Biarlah ia menjadi ayam kampung biasa. Menjadi kalahan juga tidakapa-apa, karena ia memang tak hendak kami juruskan ke sana. Sebuah penjurusanyang amat berhasil. Ayam seangker itu, sekarang menjadi ayam yang penurut danmanja. Sebuah perubahan yang pasti akan membuat kaum penyabung ayam kecewa.
Begitu manisnya ayam ini di mata kami, sampai suatu kali kami hendakmenghadiahkan seekor pacar kepadanya, berupa ayam babon Bangkok, demi ketentraman hidupnya. Untuk menjaga tertib kesejarahan, kami juga tidak membeli ayam babon ini, melainkan cukup meminta kepada teman yang sama. Kami menduga, pemberian ini akan disambut dengansuka cita oleh si jago yang merana. Maka ketika malam itu si babon kami masukkan begitu saja dalam kurungan yang sama, hasilnya adalah kegemparanyang mengerikan.
Si babon ini dikira musuhdan dilabrak demikian seketika. Cepat, mematikan dan berbahaya. Seluruh rumah jadi gaduh. Akusendiri panik tiada terkira. Kurebut babon itu dari amukan maut, tapi ganti aku sendiri menjadi korbannya. Si jago yang amat marah ini mematuk apa saja dari tubuhku, tajinya itu melesatcepat seperti peluru dan untung hanya menyerempet sedikitsaja daging kakiku. Kami sekeluarga butuh menentramkan diri atas insiden ini. Tapi sambil menyeka darah yang mengalir dari kakiku, aku temangu-mangu pada patokan dahsyat ayam yang kusangka telah menjadi manis itu.
Ternyata tak ada pihak yang benar-benar lemah, jika umpan yang tepat, sedang berkelebat di depan matanya. Jika ayam saja langsung memunculkan kemampuan terbaiknya begitu si umpan tiba, apalagi manusia. Sayang, kita, manusia ini, sering begini cuek walau umpan setiap kali disodor-sodorkan di depan hidungnya.Betapa sesuatu kali, ada sebuah keadaan, yang membuat kedudukanku lebih rendah dari ayam.
Prie GS

Lawakan Ayam Bangkok dan Ayam Kampung

Seekor ayam kampung dijual oleh pemiliknya ke pasar di kota untuk membeli sembako. Di pasar ayam tersebut dibeli oleh orang yang memiliki ayam bangkok jantan yang gagah. Ayam kampumg tadi akan dijadikan bibit karena bodynya bongsor dan bagus. Sesampainya di rumah, ayam kampung tadi dilepaskan di pekarangan belakang rumah yang luas.
Tiba tiba ayam bangkok jantan berlari kencang mendekati ayam kampung tadi. Ayam kampung yang baru saja dilepas kaget dan lari secepat-cepatnya. Dia lompat ke pagar, si jantan ikut lompat. Dia lompat ke jendela, si jantan pun lompat juga. Aksi kejar mengejar terus berlangsung sampai akhirnya si ayam kampung sempat melihat tumpukan kayu dan segera masuk kedalamnya. Maka selamatlah dia.
Si ayam jantan sambil terengah-engah berteriak : “Kurang ajar, dasar kampungan!!!, keluar kau!!”
Ayam kampung : “Biarin! memang saya ayam kampung!!!”

AYAM BANGKOK YANG IDEAL


Untuk ayam bangkok ideal ini banyak kriteria yang harus dipenuhinya antara lain :
1. Tulang wajah tidak kasar lebih baik
2. Tulang sambungan kepala dan leher tidak menonjol
3. Ruas tulang leher rapat
4. Celah sambungan leher dan bahu rapat/sayap merapat ke badan
5. Tulang sayap bagian dalam makin tebal lebih baik
6. Tulang pinggul bulat atau tidak menonjol
7. Tulang dada labar dan tebal tapi tidak terlalu menonjol
8. Tulang supit/tulang dibawah pangkal ekor makin rapat makin baik
9. Jarak ujung tulang dada dengan tulang supit makin dekat semakin baik
10.Kepala seperti buah pinang
11.Patuk atau paruh berukuran sedang tetapi tebal
12.Badan panjang
13.Dada bidang/lebar
14.Sayap rapat dan panjang
15.Pangkal ekor berukuran sedang
16.Pangkal paha bulat dan pipih
17.Kaki bulat boleh juga persegi,sisik tersusun rapi dan kering
18.Jari kaki panjang dan halus
19.Memiliki bulu sayap dan bulu ekor yang lengkap
Sekali lagi saya sarankan, jangan adu ayam ya?? Gunakan ayam bangkok untuk misalnya di silangkan dengan ayam jawa yang bertubuh kecil

Kiat memilih bibit ayam bangkok


Kiat memilih bibit ayam bangkok
nayantaka - Wednesday, 22 September 2010 08:54
Kiat memilih ayam bangkok, tips dalam menentukan memilih ayam bangkok yang baik. Namun walaupun saya tuliskan cara memilih ayam yang bagus, saya tidak menyarankan anda untuk mengadu ayam, karena diharamkan oleh agama. Artikel ini sebagai bentuk tanggung jawab saya karena banyak yang mengarah ke kiat memilih web hosting.
Saya kutip dari blog http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2010/03/ciri-ciri-ayam-bangkok-yang-bagus.html
Ciri-Ciri Ayam Bangkok Yang Bagus, Ayam bangkok ideal adalah Ayam bangkok yang memenuhi syarat sebagai petarung yang tangguh,yang mana ciri-cirinya lebih spesifik lagi dari tanda-tanda ayam bangkok/aduan secara umum. Seekor ayam bangkok ideal akan memiliki daya tahan terhadap pukulan,memiliki pukulan yang keras,memiliki kelincahan dalam bertarung.
Memilih Ayam Bangkok kualitas terbaik bukanlan suatu hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih lagi hal ini disebabkan karena banyaknya ciri-ciri umum dan khusus yang harus dipenuhi saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Oleh Jackone salah satu member di AyamBangkok.COM telah menyusun beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Beberapa ciri-ciri penting tersebut yaitu:


1. Kepala model buah pinang (Prioritas Utama)
2. Paruh panjang dan tebal
3. Leher lurus dan tebal
4. Badan panjang (Prioritas Utama)
5. Dada bidang
6. Bahu Kuncup
7. Sayap rapat dan panjang (Prioritas Utama)
8. Pangkal ekor besar/tebal dan kaku (Prioritas Utama)
9. Paha bulat dan pipih (Prioritas Utama)
10. Ekor lebat dan menyentuh tanah
11. Lutut menekuk
12. Kaki bulat dan kering, sisik rapih
13. Jari panjang dan halus
Memang tidaklah mudah untuk menemukan ayam yang memiliki ciri-ciri di atas secara lengkap, tapi paling tidak kita menemukan beberapa ciri sudahlah sangat bagus, dan menurut bang Jackone, minimal ciri prioritas utama haruslah dapat dipenuhi, dan bilapun tidak bisa, minimal 5 dari total 13 ciri haruslah dipenuhi saat membeli ayam sehingga akan dapat memberikan kepuasan dalam memeliharanya.